SERUSA, Pena Publik News.net — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, sejumlah masyarakat Kepenghuluan Serusa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, membentuk dua Kelompok Tani Hutan (KTH). Pembentukan ini ditujukan untuk mendukung program penghijauan di sepanjang pesisir pantai sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko abrasi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (30/10/2026), malam sekitar pukul 20.24 WIB, di kediaman Pendi, tepatnya wilayah RT 06 Kepenghuluan Serusa, dan dihadiri sejumlah masyarakat setempat.
![]() |
| Foto Kegiatan Pembentukan Kelompok Tani Hutan di Tempat Kediaman Pak Pendi pada Jumat (30/10/2026) Malam Sabtu |
Dua kelompok yang terbentuk yakni Kelompok Tani Hutan Jaya Pesisir, diketuai James, dengan Azwir sebagai sekretaris dan Hamali sebagai bendahara. Sementara Kelompok Tani Hutan Masyarakat Pesisir diketuai Pendi, dengan Abdul Muthalib sebagai sekretaris dan Ahmad Ridwan sebagai bendahara.
Ketua Kelompok Tani Hutan Masyarakat Pesisir, Pendi, mengatakan pembentukan kelompok tersebut merupakan langkah awal untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir melalui kegiatan penghijauan.
“Kelompok tani hutan ini dibentuk untuk menjalankan program penghijauan di sisi pantai sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya abrasi. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik melalui kerja sama dan kepedulian masyarakat,” kata Pendi.
![]() |
| Poto Para Ketua Kelompok Tani Hutan yang Terpilih (Pendi dan James) |
Senada dengan itu, Ketua Kelompok Tani Hutan Jaya Pesisir, James, menyebut terbentuknya kedua kelompok tersebut tidak terlepas dari dorongan YAKOPI (Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia).
Menurutnya, keberadaan kelompok tani hutan diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.
“Dua kelompok tani hutan yang terbentuk malam ini juga tidak terlepas dari dorongan YAKOPI. Kami berharap kelompok ini dapat menjadi penggerak penghijauan, tidak hanya dalam penanaman, tetapi juga perawatan tanaman agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ungkap James.
Sementara itu, Penghulu Serusa, Jumino, menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dalam membentuk dua kelompok tani hutan tersebut.
Ia menilai langkah ini sebagai wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kawasan pesisir.
“Kami mengapresiasi terbentuknya dua kelompok tani hutan ini. Semoga menjadi langkah nyata dalam mendukung penghijauan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Kami berharap kelompok ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Jumino.
Pembentukan dua kelompok tani hutan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan bersama masyarakat Serusa dalam merawat lingkungan pesisir. Melalui penghijauan yang disertai pemeliharaan tanaman serta pengelolaan yang baik, upaya menjaga kawasan pantai dari ancaman abrasi diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan. (Mulyono)




