BAGANSIAPIAPI, Pena Publik News.net – Menanggapi adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjangkiti warga, tim kesehatan dari Puskesmas Jalan Jambu melakukan penyemprotan asap insektisida (fogging) di wilayah Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan pencegahan ini dilaksanakan pada sore hari tadi, sekitar pukul 15.00 WIB. Selasa (2/06/2026).
Ketua tim pelaksana, Rafi, menjelaskan bahwa operasi pengasapan ini difokuskan pada radius atau jarak sejauh 400 meter dari titik rumah warga yang dinyatakan positif terdampak DBD. Penentuan radius ini dilakukan agar penanganan lebih tepat sasaran dan efektif memutus mata rantai penularan di lingkungan sekitar pemukiman.
"Kegiatan ini kami lakukan sebagai tindakan respon cepat. Tujuannya jelas, untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan penyakit DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti," ujar Rafi saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, untuk pelaksanaan pada sore hari ini, pihaknya memfokuskan penyemprotan di dua titik utama yang terdampak yaitu di kawasan Pelabuhan Baru dan juga di jalan utama nelayan, tepatnya di Gang Teladan," jelas Rafi.
Penyemprotan di sore hari dipilih karena pada jam-jam tersebut nyamuk dewasa masih cukup aktif bergerak, sehingga bahan kimia yang disemprotkan dapat bekerja maksimal mematikan serangga pembawa penyakit tersebut.
Namun demikian, Rafi mengingatkan kepada seluruh warga bahwa fogging hanyalah salah satu langkah darurat. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak boleh berhenti hanya sampai di situ.
"Ia juga menyampaikan bahwa untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan DBD ini bukan hanya sekadar fogging saja. Langkah yang paling utama dan harus dilakukan oleh setiap warga adalah gerakan 3M, yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah air, dan Mengubur atau membuang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk," tegasnya.
Ia berharap, kerja sama warga dalam menjaga kebersihan lingkungan akan membuat kegiatan pencegahan ini memberikan hasil yang maksimal, sehingga kasus DBD di Kelurahan Bagan Barat dapat segera berakhir dan tidak menular ke warga lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemantauan dan penanganan penyakit menular yang terus digalakkan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir demi menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat Bagansiapiapi dan sekitarnya.(Mulyono)

