ROKAN HILIR, Pena Publik News.net – Menyambut datangnya hari suci yang penuh berkah, Penghulu Serusa, Jumino, menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus kepada seluruh masyarakat, umat Islam, serta jajaran lingkup kerjanya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, bertepatan dengan tahun 2026 Masehi.
Dalam pesan ucapannya, Jumino mengajak seluruh umat untuk merenungi makna mendalam dari Idul Adha, yang bukan sekadar tradisi berkurban, melainkan momentum untuk meneladani ketulusan hati, ketaatan mutlak, dan semangat pengorbanan sejati sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim A.S. dan putranya, Nabi Ismail A.S.
“Selamat Menyambut Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1447 H / 2026 M. Semoga momen agung ini membawa kita semua menjadi pribadi yang lebih taat, ikhlas, dan selalu siap berkorban demi kebaikan agama, nusa, dan bangsa. Semoga ibadah, doa, dan kurban yang kita laksanakan diterima Allah SWT, menjadi amal jariyah, serta membawa keberkahan, rahmat, dan ridha-Nya bagi kita semua,” ujar Jumino dengan penuh khidmat.
Sebagai Penghulu, sosok yang menjadi garda terdepan dalam pembinaan keluarga sakinah dan syariat Islam di tengah masyarakat, Jumino menekankan bahwa semangat kurban harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pengorbanan bukan hanya berupa hewan semata, tetapi rela berbagi harta, tenaga, waktu, dan perhatian kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang kesusahan, kurang mampu, dan membutuhkan uluran tangan.
“Nilai terbesar Idul Adha adalah Al-Itsar atau mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri. Mari kita buktikan keimanan kita dengan saling berbagi, mempererat tali persaudaraan, menyambung silaturahmi, serta saling memaafkan atas segala khilaf dan salah. Karena sesungguhnya, kemuliaan seorang hamba terlihat dari seberapa besar kasih sayangnya kepada sesama makhluk,” tambahnya.
Ia juga berharap, semangat persatuan dan kedamaian yang dibawa Hari Raya Kurban dapat semakin memperkokoh kerukunan di tengah masyarakat Kabupaten Rokan Hilir khususnya di wilayah Serusa, menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan damai.
“Di hari yang suci ini, saya pribadi mewakili keluarga besar, segenap jajaran, dan lingkungan kerja, memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama menjalankan tugas, pelayanan, maupun pergaulan terdapat tutur kata, sikap, atau perbuatan yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT, sehat walafiat, dan selalu diberikan kekuatan iman serta ketakwaan hingga akhir hayat nanti,” pungkas Penghulu Serusa, Jumino. (Mulyono)
